Ritase Academy

Khawatir Dengan Cash Flow Perusahaan Anda? Supply Chain Financing Ritase Solusinya​

Sering terjadi di dunia logistik para transporter mengeluhkan pembiayaan TOP yang lama (rata-rata 30 – 45 hari) sehingga menyebabkan cash flow di perusahaan transporter terutama transporter kecil menjadi bermasalah. Dengan cash flow yang buruk operasional menjadi terganggu. Salah satu solusi percepatan pembiayaan adalah dengan menggunakan Supply Chain Financing Ritase (SCF Ritase). Supply chain financing merupakan salah satu produk pendanaan lembaga finansial (bank, multifinance, peer-to-peer lending/ P2PL) untuk membantu perusahaan Anda dalam meningkatkan aliran kas keuangan sehingga pelaksanaan proses operasional tetap terjaga.

Melalui supply chain financing Ritase, pelaku usaha, dalam hal ini transporter, dapat mengajukan percepatan pembiayaan pengiriman, sehingga transporter dapat memperoleh pembiayaan lebih cepat dari TOP nya. Transporter juga dapat menentukan sendiri durasi percepatannya, mulai dari 1 hari hingga 45 hari tergantung kebutuhan. Dengan pembiayaan yang lebih cepat tentunya dapat mendukung kelancaran operasional perusahaan. 

Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi, tidak terkecuali dalam bidang finansial dengan munculnya konsep financial technology atau fintech, maka semakin banyak lembaga finansial yang menyediakan layanan supply chain financing ini dengan berbagai variasi produk yang beragam. Selain lembaga konvensional seperti bank dan multifinance, banyak lembaga P2PL yang juga turut meramaikan pasar pembiayaan rantai pasokan ini dengan beragam produknya. 

Ritase selaku penyedia jasa digital logistik terbesar di Indonesia menyediakan layanan Supply Chain Financing bagi transporter yang melakukan pengiriman menggunakan aplikasi Ritase. Program layanan SCF Ritase ini mempermudah transporter dalam mengajukan percepatan langsung melalui Ritase tanpa harus menghubungi fintech atau lembaga pembiayaan konvensional. Layanan SCF Ritase juga sudah terintegrasi dengan fitur invoice Ritase sehingga proses pengajuan bisa lebih mudah dan lebih cepat. 

Terkadang kita masih bingung dalam hal menentukan jenis kendaraan yang dibutuhkan untuk mengangkut barang-barang tersebut. Entah dari model, kapasitas serta daya angkut harus diperhitungkan dan dari kriteria tersebut juga menjadi dasar perhitungan budget yang akan dikeluarkan. Untuk itu yuk cari tau jenis-jenis truk dan kapasitasnya.

Cara Pengajuan SCF Ritase​

1. Anda harus terdaftar sebagai mitra ritase. Untuk mendaftarkan diri sebagai mitra ritase bisa melalui link “Menjadi Mitra Ritase” Apabila masih bingung anda mempelajarinya melalui artikel “Menjadi Mitra Ritase”

2. Setelah terdaftar sebagai mitra ritase, akses menu SCF melalui menu Finance kemudian pilih SCF.  Anda akan diminta untuk mengunggah dokumen-dokumen pendukung untuk pendaftaran SCF.

3. Setelah dokumen diunggah maka akan diverifikasi oleh tim SCF Ritase. Selesai verifikasi maka fitur SCF bisa digunakan

4. SCF dapat diajukan bersamaan dengan proses pengajuan invoice. Saat selesai memilih shipment yang akan di invoice kan, maka pilih tombol ajukan dengan percepatan.

5. Kemudian akan muncul formulir pengajuan SCF. Tentukan durasi percepatan, baca syarat dan ketentuan kemudian apabila sudah sesuai maka klik ajukan percepatan.

6. Pengajuan percepatan anda akan diproses oleh tim SCF Ritase. Anda dapat memantau status percepatan melalui menu SCF.

Kamu dapat juga mempelajari cara pengajuan SCF Ritase lebih detail melalui video Course yang bisa kamu akses melalui link berikut SCF.

Ayo bergabung menjadi mitra Ritase. Kamu tidak perlu khawatir lagi cashflow perusahaan bermasalah karena SCF Ritase adalah solusinya.

Share article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

    3 Comments

Leave A Reply

Your email address will not be published.